Halaman

    Social Items

Salut !! Warga Satu Desa di Lampung Miliki Saham Perusahaan Besar Hingga Mencapai Rp 28 Miliar

#Beritags - Para warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan tersebut bisa memiliki sejumlah lembar saham dari perusahaan-perusahaan besar setelah mengikuti program gerakan desa menabung saham.

Sungguh pantastis, adapun nilai investasi saham mereka hingga mencapai anggka Rp 28 miliar yang dikumpulkan dalam waktu kurang dari satu tahun.

Saat ini depan kantor Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, terdapat galeri investasi Desa Menabung Saham.

Sejak Mei 2018, Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, memiliki galeri investasi Desa Menabung Saham.

Keberadaan galeri investasi Desa Menabung Saham di Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, adalah yang galeri pertama di Provinsi Lampung.

Galeri investasi Desa Menabung Saham di Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan RHB Securitas.

Kehadiran galeri investasi desa menabung saham itu mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo.

Aktivis gerakan Desa Menabung Saham, Riyan Ahmad, warga desa setempat mengatakan, ada 400 warga yang sudah ikut menabung dengan membeli saham.

Riyan juga mengatakan bahwa total nilai investasi masyarakat dalam gerakan menabung saham sudah mencapai Rp 28 miliar. Program gerakan desa menabung saham ini digagas Kepala Desa Sidorejo dan beberapa warga lain, termasuk dirinya.

Kegiatan tersebut bermula dari keprihatinan terhadap maraknya investasi bodong, yang kerap menjerat/merugikan warga masyarakat.

Beranjak dari kondisi tersebut, warga kemudian menggagas adanya gerakan ayo menabung saham, bekerja sama dengan RHB Securitas dan BEI.

Lalu, galeri investasi Desa Menabung Saham dibuat.

"Respons masyarakat cukup baik."

"Jumlah masyarakat yang ikut menabung saham terus bertambah," kata Riyan.

Dirinya mengatakan, galeri desa menabung saham hanya memberikan fasilitas dan pemahaman bagi warga yang ingin menabung melalui pembelian saham, lewat aplikasi yang bisa dijalankan melalui ponsel dan internet.

Kegiatan investasi pada desa menabung saham pun, ujarnya, tidak diarahkan pada trading (jual beli) saham.

Tetapi, hal itu lebih untuk investasi jangka panjang (menabung).

Karena itu, pihak galeri menabung saham menyarankan warga yang ingin mulai menabung saham untuk membeli saham-saham perusahaan blue chip (perusahaan besar yang sudah mapan).

Cukup banyak hal yang bisa didapatkan oleh warga yang menabung saham.

Antara lain, nilai investasi yang terus bisa naik serta adanya return (pendapatan) melalui pembagian hasil deviden perusahaan.

"Menabung saham ini juga lebih fleksibel."

"Jika memang warga membutuhkan dana, ia bisa melepas sahamnya," terang Riyan.

Subur, warga yang telah mulai menabung saham, mengaku tertarik dengan gerakan desa menabung saham.

Semula dirinya beranggapan hanya orang-orang kaya saja yang bisa memiliki saham dari perusahan-perusahaan besar.

Sedangkan, rakyat kecil dengan uang terbatas tidak akan bisa untuk membeli saham.

"Tetapi dengan adanya galeri desa menabung saham, dirinya dan juga warga lainnya yang kemampuan keuangan terbatas pun bisa memiliki/membeli saham dari perusahaan-perusahaan besar," tutur Subur.

"Hasilnya cukup baik. Nilai investasi terus meningkat seiring meningkatnya harga saham."

"Selain itu kita juga mendapatkan hasil dari pembagian deviden perusahaan," terang dirinya.

Sementara itu, Heri, warga lainnya, mengaku tertarik untuk ikut dalam menabung saham.

Ia meminta informasi lebih pada Riyan di galeri investasi desa menabung saham yang ada di Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo.

"Saya tertarik dengan menabung saham ini."

"Karena saya melihat ada beberapa orang yang menabung saham ini. Karenanya untuk mendapatkan penjelasan lebih jauh saya datang ke sini," ujarnya, seperti kami kutip dari tribunnews.com.

Sedangkan Rita warga Sidomulyo lainnya yang telah ikut dalam kegiatan desa menabung saham, kini sudah sangat aktif.

Bahkan, ia menjadi duta untuk gerakan desa menabung saham di kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. (rie/ beritags.com)

Salut !! Warga Satu Desa di Lampung Miliki Saham Perusahaan Besar Hingga Mencapai Rp 28 Miliar

Salut !! Warga Satu Desa di Lampung Miliki Saham Perusahaan Besar Hingga Mencapai Rp 28 Miliar

#Beritags - Para warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan tersebut bisa memiliki sejumlah lembar saham dari perusahaan-perusahaan besar setelah mengikuti program gerakan desa menabung saham.

Sungguh pantastis, adapun nilai investasi saham mereka hingga mencapai anggka Rp 28 miliar yang dikumpulkan dalam waktu kurang dari satu tahun.

Saat ini depan kantor Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, terdapat galeri investasi Desa Menabung Saham.

Sejak Mei 2018, Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, memiliki galeri investasi Desa Menabung Saham.

Keberadaan galeri investasi Desa Menabung Saham di Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, adalah yang galeri pertama di Provinsi Lampung.

Galeri investasi Desa Menabung Saham di Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan RHB Securitas.

Kehadiran galeri investasi desa menabung saham itu mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo.

Aktivis gerakan Desa Menabung Saham, Riyan Ahmad, warga desa setempat mengatakan, ada 400 warga yang sudah ikut menabung dengan membeli saham.

Riyan juga mengatakan bahwa total nilai investasi masyarakat dalam gerakan menabung saham sudah mencapai Rp 28 miliar. Program gerakan desa menabung saham ini digagas Kepala Desa Sidorejo dan beberapa warga lain, termasuk dirinya.

Kegiatan tersebut bermula dari keprihatinan terhadap maraknya investasi bodong, yang kerap menjerat/merugikan warga masyarakat.

Beranjak dari kondisi tersebut, warga kemudian menggagas adanya gerakan ayo menabung saham, bekerja sama dengan RHB Securitas dan BEI.

Lalu, galeri investasi Desa Menabung Saham dibuat.

"Respons masyarakat cukup baik."

"Jumlah masyarakat yang ikut menabung saham terus bertambah," kata Riyan.

Dirinya mengatakan, galeri desa menabung saham hanya memberikan fasilitas dan pemahaman bagi warga yang ingin menabung melalui pembelian saham, lewat aplikasi yang bisa dijalankan melalui ponsel dan internet.

Kegiatan investasi pada desa menabung saham pun, ujarnya, tidak diarahkan pada trading (jual beli) saham.

Tetapi, hal itu lebih untuk investasi jangka panjang (menabung).

Karena itu, pihak galeri menabung saham menyarankan warga yang ingin mulai menabung saham untuk membeli saham-saham perusahaan blue chip (perusahaan besar yang sudah mapan).

Cukup banyak hal yang bisa didapatkan oleh warga yang menabung saham.

Antara lain, nilai investasi yang terus bisa naik serta adanya return (pendapatan) melalui pembagian hasil deviden perusahaan.

"Menabung saham ini juga lebih fleksibel."

"Jika memang warga membutuhkan dana, ia bisa melepas sahamnya," terang Riyan.

Subur, warga yang telah mulai menabung saham, mengaku tertarik dengan gerakan desa menabung saham.

Semula dirinya beranggapan hanya orang-orang kaya saja yang bisa memiliki saham dari perusahan-perusahaan besar.

Sedangkan, rakyat kecil dengan uang terbatas tidak akan bisa untuk membeli saham.

"Tetapi dengan adanya galeri desa menabung saham, dirinya dan juga warga lainnya yang kemampuan keuangan terbatas pun bisa memiliki/membeli saham dari perusahaan-perusahaan besar," tutur Subur.

"Hasilnya cukup baik. Nilai investasi terus meningkat seiring meningkatnya harga saham."

"Selain itu kita juga mendapatkan hasil dari pembagian deviden perusahaan," terang dirinya.

Sementara itu, Heri, warga lainnya, mengaku tertarik untuk ikut dalam menabung saham.

Ia meminta informasi lebih pada Riyan di galeri investasi desa menabung saham yang ada di Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo.

"Saya tertarik dengan menabung saham ini."

"Karena saya melihat ada beberapa orang yang menabung saham ini. Karenanya untuk mendapatkan penjelasan lebih jauh saya datang ke sini," ujarnya, seperti kami kutip dari tribunnews.com.

Sedangkan Rita warga Sidomulyo lainnya yang telah ikut dalam kegiatan desa menabung saham, kini sudah sangat aktif.

Bahkan, ia menjadi duta untuk gerakan desa menabung saham di kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. (rie/ beritags.com)

No comments